126 Calon Jamaah Haji KSB Akan Diberangkatkan Nanti Malam.

feryal/syaifullah 2019-07-16
 

Sumbawa Barat. Diskominfo - Pemerintah Indonesia telah memberangkatkan jemaah haji 1440H/2019M pada 6 Juli 2019 lalu. Hal ini tercantum dalam Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1440H/2019M yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) yang disampaikan Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhajirin Yanis, di Jakarta beberapa waktu lalu.

 

pada musim haji tahun ini Indonesia memberangkatkan 529 kloter yang akan dibagi dalam dua gelombang penerbangan. Gelombang I akan diterbangkan pada 6-19 Juli 2019, dan gelombang II akan diberangkatkan pada 20 Juli-5 Agustus 2019.

 

Untuk calon Jamaah Haji asal Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) baru akan berangkat pada hari ini, Selasa (16/7/2019), dijadwalkan para calon Jamaah Haji akan berkumpul di Masjid Agung Darussalam dan akan diberangkatkan dengan menggunakan Bus pada pukul 22.00 Wita malam nanti.

 

Menurut Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD) KSB, Abdul Hadi Al-Habsyi, Bupati Sumbawa Barat, H. W Musyafirin dijadwalkan akan melepas jemaah haji KSB. terdaftar 126 orang jamaah akan diberangkatkan dari Taliwang menuju Mataram yang tergabung di dalam satu kelompok terbang (Kloter) 10 yaitu KSB, Kabupaten Sumbawa dan Lombok Timur.

 

Para Jamaah akan diterima di Asrama Haji pada Rabu, (17/7/2019) pukul 07.00 Wita dan akan melakukan cek kesehatan. "Direncanakan jemaah Kloter 10 akan diterbangkan pada Kamis (18/7/2019) pukul 04.00 pagi," sambungnya.

 

Abdul Hadi berpesan kepada para jamaah agar tidak membawa barang-barang titipan yang akan menghambat perjalanan nantinya.

 

“Saya sudah menghimbau agar para jamaah ini berhati-hati menerima barang titipan, jangan sampai nanti akan menjadi penghalang keberangkatan, siapa tau isinya yang aneh-aneh” pesannya.

 

Pihak TPHD telah menghimbau para Jamaah haji untuk bertanggung jawab kepada diri masing-masing, walaupun tanggung jawab secara keseluruhan ada pada PHD sebagai pendamping para Jamaah.

 

“Tanggung jawab sosial saling membantu di dalam kesusahan adalah yang paling penting,” tutup Hadi.