Ragam Kuliner Daerah meriahkan Lomba Masak Serba Ikan tingkat Provinsi NTB di Sumbawa Barat.

Feryal/tifa/rangga 2019-09-29
  Sumbawa Barat. Diskominfo - Pada lomba masak serba ikan ke 17 tahun 2019 tingkat provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), diikuti oleh Sembilan kabupaten/kota se-NTB, Minggu (29/9/2019). Terlihat berbagai menu masakan yang berbahan dasar ikan ditampilkan oleh ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Salah satunya adalah masakan serba ikan khas kabupaten Dompu yaitu Mangge Lewa, Mangge mada dan lele. Uniknya ketiga masakan yang dilombakan oleh Ibu-ibu PKK kabupaten Dompu ini semuanya dicampur dengan asam. Tujuannya rasa asam pada makanan untuk menggugah selera makan. Pada 2017 lalu kabupaten Dompu meraih juara satu dalam lomba masak serba ikan ini.

“Selain tiga masakan tersebut, kami juga punya masakan Bujari yaitu bubur, jagung, kacang ijo dan kelor,” kata Sri Suhaimi salah seorang anggota PKK kabupaten Domppu.

Sri Suhaimi mengungkapkan, menu-menu yang ditampilkan pada lomba kali ini adalah ragam menu baru yang tidak pernah diikutkan lomba. Selain itu ada kudapan manis dan tawar serta menu masakan khusus balita. Karya masakan yang ditampilkan Dompu bahkan mendapat pujian dari Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) KSB, Neni Apriati Fud Syaifuddin. “ini enak sekali, top banget makanan dari Dompu ini. Rasanya ingin mencoba terus dan rasa asamnya menggugah nafsu makan,” tutur Ibu Neni.

Ribuan pengunjung yang memadati pantai Balad disuguhkan dengan tampilan beragam menu khas serba ikan dari berbagai kabupaten. Seketika pesisir pantai Balad oleh panitia disulap menjadi lokasi bazar makanan serba ikan.

Selain kabupaten Dompu, keunikan juga diciptakan oleh tim penggerak PKK kabupaten Lombok Timur yang menampilkan menu keluarga andalannya yang bernama Nila Jasa (jawa sasak), paduan bumbu khas Jawa dan Sasak sangat terasa. Selain itu ada Nila Kabut Berawan yang dibuat unik. Dengan hanya melihat dan mendengar namanya saja membuat orang penasaran.

Bahan dasar ikan Nila memang dipilih karena rasa daging ikan tawar tersebut memang enak apalagi ditambah bumbu-bumbu yang membuatnya lebih terasa nikmat di lidah. “Selain itu kami juga punya minuman yang bahan dasarnya Nila, kelor dan rumput laut yang diolah dengan baik sehingga bau amis hilang,” kata Ayu salah satu juru masak kabupaten Lombok Tiimur. Tapi sayang, keunikan tersebut tidak mampu mengantarkan dua kabupaten ini meraih juara.

Salah satu pengunjung dari Kota Mataram, Dewi mengaku sangat senang dengan acara yang dilaksanakan di daerah pantai ini. Ia dapat menikmati masakan yang bermacam-macam sambil menikmati destinasi pantai balad.

“Saya senang sekali, memang acara seperti ini cocoknya di area terbuka apalagi di spot pariwisata seperti ini, pantainya juga indah. Pokoknya top deh. I love you Sumbawa Barat. Cuma kekurangannya adalah banyak debu-debu halus jadi harus disiram dulu dari pagi.” katan Dewi.

Pada lomba tersebut, Kota Bima mendapat juara dengan nilai 86.40, disusul Kota Mataram pada posisi kedua dengan nilai 85.80, sementara Lombok Barat berada di posisi tiga dengan nilai 81.10. Selain itu juara harapan satu diraih oleh Kabupaten Bima dengan nilai 78.80, harapan kedua diraih kabupaten Lombok Tengah dengan nilai 77.80, dan harapan ketiga dengan nilai 73.10 diraih Lombok Utara. Kabupaten lain yang belum mendapat juara mendapat bingkisan dari panitia.