Tempati Posisi Teratas Penggunaan Narkoba, BNNK Gelar Workshop Dunia Usaha/Swasta

Ika/tifa. 2019-09-04
  Sumbawa Barat, Diskominfo - Penanggulangan peredaran barang haram narkoba membutuhkan sinergitas lintas sektoral sehingga hasil yang dicapai maksimal. Salah satu bentuk sinergi yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sumbawa Barat (BNNK) dalam mengoptimalkan program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) ini, BNNK menggandeng pelaku dunia usaha di KSB.

Dalam konteks upaya nyata BNNK dan pelaku dunia usaha di KSB, akan dioptimalkan melalui pemanfaatan ruang publik yang berada dibawah kewenangan pelaku dunia usaha yang ada di KSB seperti PT. AMNT, PT. Bintang Bano, PLN Kecamatan Taliwang, Dan PT. Marimbi Kertasari. Sebagai bentuk komitmen dalam pemberantasan barang haram narkotika, zat adiktif dan psikotropika (napza) yang ada di KSB, BNNK bersama pelaku dunia usaha merumuskan rancangan kerja yang dapat dilakukan oleh BNNK dan perusahaan terkait di Aula Pertemuan Kedai Sawah, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat. Rabu, (4/9).

Kepala BNNK Sumbawa Barat, AKBP Cheppy Ahmad Hidayat menegaskan bahwa kerjasama yang dikemas dalam bentuk workshop ini difokuskan pada sosialisasi tentang bahaya penggunaan narkoba dan ketentuan hukum terkait penyalahgunaan narkoba. Chepi berpendapat bahwasannya ditinjau dari potensi yang ada, sektor dunia usaha atau swasta mempunyai ruang lingkup yang baik dalam hal mensosialisasikan bahaya narkoba terutama bagi pegawai atau buruh yang ada di KSB karena jika mengacu pada hasil survey BNN dan Universitas Indonesia, sektor dunia usaha menempati posisi teratas dalam penggunaan narkoba yang mencapai 59,3%.

Selain itu BNNK juga bekerja sama dengan Dinas Kominfo KSB terutama dalam hal desiminasi informasi tentang penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Sumbawa Barat.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kominfo KSB, Burhanuddin menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk mendukung pemberantasan narkotika ini seperti sosialisasi melalui sosial media resmi yang dikelola oleh Diskominfo KSB. Selain itu Diskominfo KSB juga telah menyediakan sarana akses Wifi gratis di beberapa lokasi fasilitas publik sehingga pemerintah dan masyarakat dapat mengakses informasi dan mengikuti perkembangannya.

Melalui kegiatan ini BNNK berharap adanya timbal balik yang positif dan masyakat semakin paham tentang permasalahan narkoba, sehingga proaktif untuk mendukung gerakan P4GN.